ANALISIS SWOT TERHADAP PERENCANAAN PRAKTIKUM
Halllo sahabat semua
Dizaman millenial ini, kita dihadapkan dengan begitu banyak cobaan dan tantangan kan. Terkdang kita melupakan banyak orang yang berperan penting dalam kehidupan kita
Bahkan kita juga melupakan diri kita sendiri sebagai manusia yang memiliki hati dan pikiran.
Untuk itu, saya mengajak teman teman untuk mencoba merenungkan beberapa puisi kehidupan yang membangun setiap diri kita menjadi manusia untuh.
Puisi :
1.Pilihan hati.
Bisikan bisikan itu selalu memberi sebuah pengharapan
Tak kusangka langkah telah berjalan sejauh ini
Memberi titik cahaya penerang pikiran
Melayani mereka yang tanpa tujuan
Perutusan yang telah kuterima dari-Mu membawaku
Kedalam wadah kehidupan seutuhnya
Kini aku sadar bahwa itulah titik puncak hidup bagiku
Setiap panggilan hidup ini akan kujaga dan kukendalikan
Setiap cahaya yang kuberi kepada mereka
Selalu memberi garis senyum yang indah padaku
Aku mencintai panggilan ini
Panggilan yang diberi tugas perutusan
Bersama Mu Tuhan
Takkan ada yang mencegah sabda diberitakan
Kini hidupku kuberikan atasMu
Itulah pilihan hatiku.
Puisi ini fokuskan kepada seseorang yang memilih menjadi seorang pelayan terhadap sang pencipta. Merelakan sisa hidupnya hanya kepadaNya.
Ya ALLAH
SAAT ITU……
Saat Yang Telah Berlalu
Merambah Ramai Indah Dunia
Menyusur Sunyi Relung Hati
Dan Aku Pun Masih DAlam Pencarianku
Ya ALLAH
SAAT INI…….
Saat Yang Sedang Berlangsung
Bertanya Hati Dalam Keraguan
Akankah Diri Masih Dalam Berpijak Kaki
Esok cerah Yang Masih Ku Nanti
Ya ALLAH
SAAT NANTI…….
Saat Yang Akan Datang
Beribu Ragu Resah Mendayu
Berjuta Tanya Mulai Terasa
Akankah Hidup Masih Menyapa Akan Hadirku
Ya ALLAH
Bilakah Saat Itu akan Datang……
Masikah Jiwa Ini Akan Menikmat Kecapan Lembut Halusmu
Dalam Hidupku Menanti Kematian
Tak Tau Kapan Ajal Menjelang
Ya ALLAH
Ketika Hidup Menanti Mati Dan Ketika Mati Menjelang Menyapa Hidup
Satu Pinta Menyata Harap
Jadikanlah Diri Ini Dalam NaunganMU
Ketika Ku Harus Menjalaninya.
Komentar
Posting Komentar